Kumpulan Regulasi Kurikulum Merdeka dengan Pendekatan Pembelajaran Mendalam

Kumpulan Regulasi Kurikulum Merdeka
Kumpulan Regulasi Kurikulum Merdeka

Kebijakan pendidikan di Indonesia terus mengalami penyesuaian untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan mengembangkan kompetensi peserta didik. Salah satu kebijakan yang menjadi perhatian satuan pendidikan adalah penerapan Kurikulum Merdeka yang diperkuat dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam atau Deep Learning.

Untuk membantu kepala sekolah, guru, pengawas, dan tenaga kependidikan memahami kebijakan tersebut, diperlukan referensi regulasi yang dapat dijadikan pedoman dalam pelaksanaan pembelajaran di sekolah.

Melalui artikel ini, kami membagikan informasi mengenai kumpulan regulasi Kurikulum Merdeka dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam, termasuk beberapa peraturan penting dan dokumen pendukung yang dapat dipelajari sebagai bahan referensi pendidikan.

Kumpulan Regulasi Kurikulum Merdeka dan Pembelajaran Mendalam

Regulasi Kurikulum Merdeka merupakan landasan hukum yang mengatur pelaksanaan kurikulum pada jenjang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Regulasi tersebut menjadi acuan bagi satuan pendidikan dalam mengembangkan kurikulum, merancang pembelajaran, melaksanakan asesmen, serta mengevaluasi hasil belajar peserta didik.

Sementara itu, Pembelajaran Mendalam merupakan pendekatan pembelajaran yang menekankan proses belajar secara berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan. Pendekatan ini mendorong peserta didik untuk memahami konsep, menerapkan pengetahuan, serta melakukan refleksi terhadap pengalaman belajarnya.

Daftar Regulasi Penting Kurikulum Merdeka

Berikut beberapa regulasi dan dokumen kebijakan yang relevan untuk dipelajari dalam memahami pelaksanaan Kurikulum Merdeka dan pendekatan Pembelajaran Mendalam.

1. Permendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024

Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 12 Tahun 2024 mengatur tentang Kurikulum pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah.

Peraturan ini menjadi salah satu landasan penting dalam penyelenggaraan kurikulum, termasuk Kurikulum Merdeka. Di dalamnya terdapat pengaturan mengenai kerangka dasar kurikulum dan struktur kurikulum pada berbagai jenjang pendidikan.

Perlu diperhatikan bahwa peraturan ini telah mengalami perubahan melalui Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025. Oleh karena itu, pembaca perlu mempelajari ketentuan perubahan tersebut ketika menggunakan regulasi ini sebagai acuan.

2. Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025

Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 merupakan perubahan atas Permendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah.

Regulasi ini menjadi salah satu kebijakan penting yang memperkuat penerapan pendekatan Pembelajaran Mendalam. Perubahan kebijakan tersebut bukan berarti mengganti Kurikulum Merdeka dengan kurikulum baru, melainkan melakukan penyesuaian terhadap sejumlah ketentuan kurikulum.

Beberapa hal yang menjadi perhatian dalam penyesuaian tersebut meliputi:

  • Penerapan pendekatan Pembelajaran Mendalam.
  • Penyesuaian kegiatan kokurikuler.
  • Pengaturan mata pelajaran pilihan Koding dan Kecerdasan Artifisial.
  • Penguatan proses pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.

3. Permendikdasmen Nomor 10 Tahun 2025 tentang Standar Kompetensi Lulusan

Standar Kompetensi Lulusan menjadi salah satu acuan dalam menentukan kompetensi yang diharapkan dimiliki peserta didik setelah menyelesaikan pendidikan pada jenjang tertentu.

Regulasi mengenai Standar Kompetensi Lulusan perlu dipahami oleh satuan pendidikan karena menjadi dasar dalam merancang proses pembelajaran dan mengevaluasi pencapaian kompetensi peserta didik.

4. Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2025 tentang Standar Isi

Standar Isi merupakan salah satu bagian penting dalam penyelenggaraan pendidikan. Ketentuan ini menjadi acuan mengenai ruang lingkup materi dan tingkat kompetensi yang perlu dicapai peserta didik sesuai jenjang pendidikan.

Guru dapat menggunakan Standar Isi sebagai salah satu referensi dalam memahami materi pembelajaran dan mengembangkan kegiatan belajar yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

5. Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 126/P/2025

Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 126/P/2025 mengatur tentang Pedoman Implementasi Pembelajaran Mendalam pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah.

Dokumen ini menjadi referensi penting bagi pemerintah daerah, satuan pendidikan, pendidik, dan tenaga kependidikan dalam memahami penerapan Pembelajaran Mendalam.

Pedoman tersebut menjelaskan prinsip, kerangka kerja, serta pengalaman belajar yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan pendekatan Pembelajaran Mendalam.

Apa Itu Pendekatan Pembelajaran Mendalam?

Pembelajaran Mendalam atau Deep Learning merupakan pendekatan yang memuliakan peserta didik dengan menciptakan suasana belajar dan proses pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan.

Pendekatan ini tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi, tetapi juga mendorong peserta didik untuk memahami pengetahuan, menghubungkan konsep dengan kehidupan sehari-hari, menerapkan pengetahuan, dan melakukan refleksi.

Dalam pelaksanaannya, Pembelajaran Mendalam memperhatikan pengembangan peserta didik secara menyeluruh melalui olah pikir, olah hati, olah rasa, dan olah raga.

Prinsip Utama Pembelajaran Mendalam

1. Berkesadaran (Mindful)

Pembelajaran berkesadaran mendorong peserta didik memahami tujuan pembelajaran dan menyadari proses belajar yang sedang dijalani. Peserta didik diharapkan menjadi pembelajar aktif yang mampu mengembangkan strategi untuk mencapai tujuan pembelajaran.

2. Bermakna (Meaningful)

Pembelajaran bermakna menghubungkan materi yang dipelajari dengan pengalaman dan kehidupan nyata. Dengan demikian, peserta didik tidak hanya menghafal informasi, tetapi juga memahami manfaat pengetahuan dan mampu menerapkannya dalam berbagai situasi.

3. Menggembirakan (Joyful)

Pembelajaran menggembirakan menciptakan suasana belajar yang positif, menyenangkan, menantang, dan memotivasi. Peserta didik merasa dihargai serta memiliki kesempatan untuk berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan pembelajaran.

Kerangka Kerja Pembelajaran Mendalam

Dalam penerapannya, Pembelajaran Mendalam memiliki kerangka kerja yang dapat digunakan guru untuk merancang pengalaman belajar peserta didik.

1. Dimensi Profil Lulusan

Dimensi profil lulusan menjadi fokus pengembangan kompetensi peserta didik. Dimensi tersebut meliputi:

  • Keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  • Kewargaan.
  • Penalaran kritis.
  • Kreativitas.
  • Kolaborasi.
  • Kemandirian.
  • Kesehatan.
  • Komunikasi.

2. Prinsip Pembelajaran

Prinsip pembelajaran mencakup tiga unsur utama, yaitu berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan. Ketiga prinsip tersebut menjadi dasar dalam menciptakan pengalaman belajar yang berkualitas.

3. Pengalaman Belajar

Pengalaman belajar dalam Pembelajaran Mendalam mencakup tiga tahapan berikut:

  • Memahami: peserta didik membangun pemahaman terhadap konsep dan pengetahuan yang dipelajari.
  • Mengaplikasi: peserta didik menerapkan pengetahuan dalam konteks atau permasalahan nyata.
  • Merefleksi: peserta didik mengevaluasi proses dan hasil belajar untuk memahami perkembangan dirinya.

4. Kerangka Pembelajaran

Kerangka pembelajaran terdiri atas beberapa unsur yang saling mendukung, yaitu:

  • Praktik pedagogis.
  • Kemitraan pembelajaran.
  • Lingkungan pembelajaran.
  • Pemanfaatan digital.

Keempat unsur tersebut dapat membantu guru merancang pembelajaran yang lebih terarah, kolaboratif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Manfaat Regulasi Kurikulum Merdeka bagi Guru dan Sekolah

Memahami regulasi pendidikan sangat penting bagi guru dan satuan pendidikan. Regulasi bukan sekadar dokumen administratif, tetapi menjadi pedoman agar pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan kebijakan yang berlaku.

Berikut beberapa manfaat mempelajari kumpulan regulasi tersebut:

  1. Mengetahui dasar hukum pendidikan. Guru dan kepala sekolah dapat memahami landasan kebijakan dalam melaksanakan kurikulum.
  2. Mempermudah perencanaan pembelajaran. Regulasi dan pedoman membantu guru menyusun pembelajaran sesuai ketentuan.
  3. Meningkatkan kualitas pembelajaran. Pendekatan Pembelajaran Mendalam mendorong proses belajar yang lebih bermakna bagi peserta didik.
  4. Menjadi bahan pengembangan kurikulum satuan pendidikan. Sekolah dapat menggunakan regulasi sebagai referensi dalam menyusun dan mengevaluasi kurikulum operasional.
  5. Mendukung peningkatan kompetensi guru. Pendidik dapat mempelajari arah kebijakan dan menyesuaikan praktik pembelajaran di kelas.

Download Kumpulan Regulasi Kurikulum Merdeka dan Pembelajaran Mendalam

Bagi Bapak/Ibu guru, kepala sekolah, pengawas, dan tenaga kependidikan yang membutuhkan dokumen referensi, berikut tautan dokumen yang disediakan untuk dipelajari dan diunduh.

Dokumen Referensi 1

DOWNLOAD DOKUMEN REGULASI KURIKULUM MERDEKA 1

Dokumen Referensi 2

DOWNLOAD DOKUMEN REGULASI KURIKULUM MERDEKA 2

Catatan: Pastikan akun Google yang digunakan memiliki izin untuk membuka atau mengunduh file. Periksa isi dan versi dokumen sebelum menjadikannya sebagai dasar pelaksanaan kebijakan di satuan pendidikan.

Tempat Mengakses Regulasi dan Panduan Resmi

Selain dokumen referensi di atas, guru dan satuan pendidikan dapat mempelajari regulasi serta panduan melalui laman resmi pemerintah berikut:

Penutup

Kumpulan regulasi Kurikulum Merdeka dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam dapat menjadi referensi penting bagi guru, kepala sekolah, pengawas, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan.

Dengan memahami regulasi dan pedoman yang berlaku, satuan pendidikan diharapkan dapat melaksanakan pembelajaran secara lebih terarah, berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan.

Semoga informasi dan dokumen referensi yang dibagikan dalam artikel ini bermanfaat serta membantu Bapak/Ibu dalam memahami kebijakan Kurikulum Merdeka dan penerapan Pembelajaran Mendalam di sekolah.

Post a Comment

Previous Post Next Post